International
Symposium of Digital Earth (ISDE) ke-8 telah diselenggarakan pada tanggal 26-29
Agustus 2013 yang lalu. Acara dua tahunan tersebut diadakan di Borneo
Convention Center Kuching (BCCK), Kuching, negara bagian Sarawak, Malaysia.
ISDE ke-8 kali mengusung tema “Transforming
Knowledge into Sustainable Practice”.
Sebagai
sebuah kegiatan ilmiah ISDE 2013 dihadiri oleh kurang lebih 350 peserta yang
mewakili berbagai kalangan, seperti akademisi, periset, praktisi, policy makers, pegawai pemerintah, serta
pelajar (baik tingkat sarjana dan pascasarjana). Para peserta yang hadir
mewakili kurang lebih 36 negara termasuk Indonesia (3 orang). Tidak ketinggalan
pula beberapa institusi/organisasi lokal dan internasional yang ikut serta pada
sesi eksibisi/pameran, antara lain ESRI, RADI, Space Eye, Taylor & Francis,
serta JUPEM (Malaysia).
Sebanyak
lebih dari 200 karya ilmiah ikut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung
selama lima hari tersebut. Karya-karya ilmiah tersebut dikelompokkan dalam
sub-tema yang lebih spesifik dan dipaparkan oleh para peserta dalam sesi/panel
yang lebih kecil. Tidak kurang dari 15 sub-tema dipersiapkan dalam acara ini,
dan setiap sub-tema dimulai dengan menghadirkan dua atau lebih pembicara kunci
yang merupakan pakar/praktisi di bidang yang berkaitan. Selain itu juga
terdapat sesi Student Paper Contest
yang memperlombakan karya-karya ilmiah dari masing-masing peserta.

