Thursday, September 5, 2013

The 8th International Symposium on Digital Earth 2013



International Symposium of Digital Earth (ISDE) ke-8 telah diselenggarakan pada tanggal 26-29 Agustus 2013 yang lalu. Acara dua tahunan tersebut diadakan di Borneo Convention Center Kuching (BCCK), Kuching, negara bagian Sarawak, Malaysia. ISDE ke-8 kali mengusung tema “Transforming Knowledge into Sustainable Practice”. 

Sebagai sebuah kegiatan ilmiah ISDE 2013 dihadiri oleh kurang lebih 350 peserta yang mewakili berbagai kalangan, seperti akademisi, periset, praktisi, policy makers, pegawai pemerintah, serta pelajar (baik tingkat sarjana dan pascasarjana). Para peserta yang hadir mewakili kurang lebih 36 negara termasuk Indonesia (3 orang). Tidak ketinggalan pula beberapa institusi/organisasi lokal dan internasional yang ikut serta pada sesi eksibisi/pameran, antara lain ESRI, RADI, Space Eye, Taylor & Francis, serta JUPEM (Malaysia).

 Sebanyak lebih dari 200 karya ilmiah ikut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut. Karya-karya ilmiah tersebut dikelompokkan dalam sub-tema yang lebih spesifik dan dipaparkan oleh para peserta dalam sesi/panel yang lebih kecil. Tidak kurang dari 15 sub-tema dipersiapkan dalam acara ini, dan setiap sub-tema dimulai dengan menghadirkan dua atau lebih pembicara kunci yang merupakan pakar/praktisi di bidang yang berkaitan. Selain itu juga terdapat sesi Student Paper Contest yang memperlombakan karya-karya ilmiah dari masing-masing peserta.


Paparan oleh Taylor & Francis 
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah sesi diskusi dan paparan yang diisi oleh Taylor & Francis Group. Taylor & Francis merupakan salah satu penerbit jurnal internasional yang termasuk dalam indeks SCOPUS. Sesi tersebut menghadirkan Arthur P. Cracknell yang merupakan pakar di bidang teknik elektro dan fisika serta telah menjadi penulis berbagai buku penginderaan jauh, dan Lyndsey Dixon sebagai perwakilan Taylor & Francis untuk wilayah asia-pasifik.  Pada paparannya Prof. Cracknell banyak memberikan informasi mengenai tata cara publikasi dan berbagai kiat untuk bisa mempublikasikan karya ilmiah kita dalam jurnal internasional seperti beberapa jurnal terbitan Taylor & Francis.

Panel Natural Resource Management and Agriculture 
Panel lainnya yang saya ikuti adalah Natural Resource Management and Agriculture. Di dalam panel tersebut saya mendapat kesempatan untuk memaparkan hasil penelitian yang saya sedang kerjakan saat ini. Penelitian tersebut berkaitan dengan pemantauan kadar biomasa tanaman karet menggunakan data-data geospasial khususnya penginderaan jauh. Hasil penelitian yang dipaparkan merupakan hasil awal yang akan diolah lebih lanjut untuk mencapai tujuan penelitian. Pemaparan tersebut mendapat respon dari chairman serta beberapa peserta yang hadir pada sesi tersebut. Selain itu terdapat dua orang peserta lainnya yang juga mewakili Indonesia pada kegiatan ini. 

Penutupan 
Kegiatan ini ditutup dengan sambutan dari ketua panitia kegiatan yang memaparkan data dan statistik terkait dengan kegiatan tersebut. Pada acara penutupan diumumkan juga para pemenang dari sesi Student Paper Contest dan Poster, serta peresmian tuan rumah penyelenggaraan ISDE berikutnya. Halifax, Kanada telah diresmikan untuk menjadi tempat penyelenggaraan ISDE ke-9 pada tahun 2015 yang akan datang. IPA

No comments:

Post a Comment