Spatial-tech Workshop merupakan kegiatan pelatihan
tahunan yang diselenggarakan oleh ASEAN-European University Network (ASEA UNINET)
bagi para anggotanya dalam bidang Geographic
Information Science (GIScience).
Pada kegiatan tahun 2010 ini, ASEA UNINET bekerjasama dengan Universiti Putra
Malaysia (UPM) sebagai tuan rumah penyelenggara, mengangkat tema mengenai “Advanced Spatial Techniques for
Environmental Analysis and Management”. Adapun tujuan yang ingin dicapai
dalam kegiatan ini adalah membagi pengetahuan dan pengamalan berbagai teknik
dan metode GIScience dalam
pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang telah dikembangkan
oleh institusi ahli kepada institusi lainnya untuk meningkatkan kompetensi dan
pendidikan GIScience.
Universitas Indonesia sebagai salah satu anggota
ASEA UNINET diundang untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai
peserta pelatihan. Untuk merespon undangan tersebut, Departemen Geografi – UI
mengirimkan tiga orang staf pengajarnya yang terdiri dari satu dosen dan dua
asisten dosen. Dengan komposisi peserta yang dikirim tersebut diharapakan ilmu
dan pengalaman yang diperoleh dapat di-transfer
kepada institusi dan dapat melakukan regenerasi terhadap staf pengajar muda
dalam skema pembimbingan dosen senior kepada para asisten.
Tujuan
Adapun tujuan keikutsertaan dalam kegiatan ini
antara lain:
- Meningkatkan kapasitas dan pengetahuan mengenai berbagai teknik dan metode dalam aplikasi GIScience terutama penerapannya dalam analisis dan manajemen lingkungan.
- Memperkaya pengetahuan tentang perspektif spasial (regional) dalam pengelolaan lingkungan.
- Mampu membagi ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada institusi (dalam hal ini Departemen Geografi, Universitas Indonesia) terutama mahasiswa dalam bentuk materi ajar GIScience.
- Dapat mengembangkan dan menerapkan berbagai aplikasi GIScience untuk keperluan masyarakat luas terutama dalam bidang konservasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan pelatihan ASEA UNINET berlangsung di
Fakultas Perhutanan, Universiti Putra Malaysia, Selangor, Malaysia. Kegiatan
ini dimulai pada tanggal 28 Juli dan berakhir pada 1 Agustus 2010. Kegiatan
yang berlangsung selama satu minggu tersebut, mengambil tema “Advanced Spatial Techniques for
Environmental Analysis and Management.” Kegiatan pelatihan ASEA UNINET
diikuti oleh 16 peserta, serta mencakup beberapa aktivitas, antara lain
perkuliahan, diskusi, praktikum, dan individual
assignment.
Peserta
Kegiatan pelatihan ASEA UNINET
diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari 4 negara, antara lain Indonesia,
Filipina, Malaysia, dan Thailand. Berikut adalah daftar peserta yang mengkuti
kegiatan pelatihan ASEA UNINET.
Daftar Peserta Pelatihan ASEA UNINET 2010.
No
|
Nama
|
Institusi
|
1
|
Titin
Siswatining
|
University
of Indonesia
|
2
|
Iqbal
Putut Ash Shidiq
|
University
of Indonesia
|
3
|
Imas
S. Sitanggang
|
Bogor
Agricultural University
|
4
|
Nur
Indah Sari Dewi
|
Gadjah
Mada University
|
5
|
Aditya
Pandu W
|
Gadjah
Mada University
|
6
|
Weling
Suseno
|
Univesity
of Indonesia
|
7
|
Adi
Wibowo
|
Univesity
of Indonesia
|
8
|
Norsaliza
Usali
|
Universiti
Putra Malaysia
|
9
|
Cho
kn Ahmar
|
Universiti
Putra Malaysia
|
10
|
Mohd
Muhaizi Mat Daud
|
Universiti
Putra Malaysia
|
11
|
Kasawani
b. Ibrahim
|
UMT
|
12
|
Hamdan
Bin Omar
|
FRIM
|
13
|
Suphamart
Sirirat
|
Chiang
Mai University, Thailand
|
14
|
Anujit
Vansaroehana
|
Naresuan
University, Thailand
|
15
|
Phirom
Onseng
|
Naresuan
University, Thailand
|
16
|
Trina
Isorena
|
University
of the Philippines - Diliman
|
Untuk kegiatan perkuliahan, beberapa pakar yang bergelut
di bidang GIScience turut hadir
memberikan materi, antara lain:
a. Prof. Josef Strobl, University of
Salzburg (Austria)
b. Dr. Shahnawaz, International
Coordinator at University of Salzburg
c. Profesor Dr. Haji Kamaruzaman Jusoff, Universiti
Putra Malaysia
a. Prof.
Josef Strobl – Director Centre for Geoinformatics, University of
Salzburg, Austria
Prof. Josef Strobl merupakan peneliti dan pengajar pada Austrian Academy of Sciences, GIScience
Institute and the Centre for Geoinformatics, University of Salzburg,
Austria. Subyek pengajaran beliau adalah GIScience
dan tema-tema terkait dengan Geoinformasi (http://www.mapasia.org/2010/conference/speakerbio.htm).
| Prof. Josef Strobl |
Pada kegiatan pelatihan ASEA UNINET 2010, Prof. Josef Strobl mendapat kesempatan untuk memberikan materi mengenai konsep-konsep GIScience serta beberapa praktik sederhana untuk menjelaskan konsep-konsep tersebut. Beliau juga memberikan beberapa informasi terkait dengan kegiatan yang beliau lakukan di University of Salzburg, Austria.
b. Dr. Shahnawaz
– International
Coordinator, University of Salzburg
Dr. Shahnawaz merupakan salah satu koordinator
internal di University of Salzburg.
Beliau juga merupakan ahli dalam bidang Geografi. Selain itu, beliau juga
memahami tema-tema Natural Hazard Mapping
dan manajemen bencana (http://gis.urban-futures.methodfinder.com/contacts/participants/dr-shahnawaz-shahnawaz).
| Dr. Shahnawaz |
Pada kegiatan pelatihan ASEA UNINET Dr.
Shahnawaz berkesempatan untuk memberikan materi mengenai konsep GIScience serta pengetahuan dasar
terkait dengan perangkat lunak (software)
yang akan digunakan selama pelatihan berlangsung. Pada kegiatan tersebut,
beliau juga secara intensif melakukan diskusi dengan seluruh peserta untuk
membahas permasalahan-permasalahan yang ditemui terkait dengan tema analisis
dan manajemen lingkungan.
c. Prof. Dr. Haji Kamaruzaman Jusoff
– Universiti Putra Malaysia
Profesor
Dr. Haji Kamaruzaman Jusoff, merupakan salah satu pengajar dan peneliti di Fakultas
Perhutanan, Universiti Putra Malaysia, Selangor. Bidang pengajaran dan
penelitian beliau adalah terkait dengan Geoinformasi khususnya teknologi
Penginderaan Jauh dan Foto Udara.
| Prof. Dr. Haji Kamaruzaman |
Pada kegiatan pelatihan ASEA UNINET tersebut, beliau berkesempatan memberikan pemahaman mengenai teknologi Penginderaan Jauh dan Foto Udara yang sedang dikembangkan saat ini di Universiti Putra Malaysia. Beliau juga memaparkan mengenai dasar-dasar ilmu Penginderaan Jauh dan Foto Udara.
Praktikum
Sesuai dengan tema yang
diangkat, maka untuk menunjang peningkatan sisi teknis (advanced spatial techniques) dalam analisis dan manajemen
lingkungan, diperlukan juga beberapa praktik yang terkait dengan penggunaan
alat bantu yaitu perangkat lunak GIS.
Setiap peserta kemudian dilatih untuk menggunakan perangkat tersebut, agar
dapat memanfaatkannya dalam menyelesaikan permasalahan terkait dengan
keruangan, serta analisis dan manajemen lingkungan. Selain praktik menggunakan
perangkat tersebut, setiap peserta juga dilatih dengan menggunakan praktik
sederhana yang akan membantu dalam memahami lebih lanjut mengenai konsep GIScience.
| Sesi praktikum |
Diskusi
Para
pengajar secara intensif melakukan diskusi dengan masing-masing peserta. Hal
ini tentunya sangat membantu para peserta dalam memahami konsep-konsep GIScience dan pengetahuan mengenai
perangkat GIS tersebut. Diskusi juga
sering kali terjadi antar peserta sebagai bentuk interaksi dan juga dapat
membantu memberikan solusi atas suatu permasalahan dari sudut pandang yang
berbeda. Hal ini dikarenakan setiap peserta memiliki latar belakang ilmu yang
berbeda, walaupun secara umum sebagian besar berlatar belakang ilmu Geografi.
Individual Assignment
Individual
Assignment diberikan kepada setiap peserta untuk mengetahui
sejauh mana pemahaman para peserta terhadap materi-materi yang telah diberikan
pada saat perkuliahan. Pada tahap ini setiap peserta diharuskan untuk
menentukan sebuah topik penelitian, tentunya yang berkaitan dengan tema
analisis dan manajemen lingkungan. Melalui topik tersebut, para peserta
menentukan inti permasalahan yang akan coba diselesaikan menggunakan konsep dan
teknologi GIS yang telah diberikan
pada saat perkuliahan. Sebagai akhir dari kegiatan pelatihan tersebut, setiap
peserta memaparkan hasil yang telah diperoleh, dan mengumpulkan pekerjaan
tersebut untuk dipublikasikan kemudian.
No comments:
Post a Comment